Sabtu, 02 November 2013

ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon

Sebelum mengulas mengenai ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon. Saya akan sedikit mengulas mengenai tablet.







Tablet adalah komputer portable berbentuk buku sehingga mudah dibawa. Tablet menggunakan layar sentuh, sehingga penggunaannya dengan jari atau pena digital (stylus). Tablet memiliki beberapa jenis, yaitu bisa dilipat, docking system (tablet+keyboard yang bisa dipasang atau dibongkar sesuai dengan keinginan kita), dan keyboard fisik yang disembunyikan dengan cara digeser ataupun diputar. Sebagian besar pemilik tablet menggunakan tablet untuk bermain game, mencari informasi, mengirim email, membaca berita, jejaring sosial, menonton video, mendengarkan musik, dan membaca ebook.

Bingung Memilih Tablet yang Pas di Hati?
ASUS sebagai produsen elektronik yang berbasis di Taiwan, belakangan ini mulai terdorong untuk memenuhi kebutuhan pengguna tablet yang sebagian menginginkan tablet yang juga mampu melakukan panggilan suara. Untuk itu, ASUS menghadirkan ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon. Jadi, kita tidak perlu kehilangan moment untuk hiburan, terhubung dengan orang lain, foto bersama dan berproduktif dengan tablet dari ASUS Fonepad.
ASUS Fonepad hadir dengan ukuran 7 inci memungkinkan pengetikan di layar lebih mudah (tombol besar-besar) dengan memiliki konektifitas seluler secara penuh layaknya sebuah smartphone yang mana memungkinkan pengguna tablet Fonepad menerima atau melakukan panggilan suara, mengirimkan SMS, ataupun MMS. Fonepad saat ini dipasarkan dengan harga yang terjangkau, yaitu Rp 2.999.000 untuk kapasitas 8GB dan Rp 3.699.000 untuk kapasitas 32GB.







Fonepad memiliki dimensi 196.4 x 120.1 x 10.4 mm dan bobot 340 gram, cukup pas dengan satu genggaman tangan Anda. Tablet ini hadir dengan dua pilihan warna yaitu Titanium Gray dan Champagne Gold. Kelebihan tablet ini dari segi casing-nya yaitu menggunakan casing berbahan dengan metallic finish sehingga memperkuat kesan elegan dan melindungi dari goresan. Desainnya yang minimalis dan rapi (tanpa mengumbar banyak port atau konektor pada sekeliling body-nya) terlihat pada penempatan slot MicroSD dan Micro SIM card yang ada di dalam penutup belakang, bagian atas Fonepad. Cover ini memiliki konektor untuk sinyal jadi ketika dicopot maka sinyal akan hilang.
Pada bagian belakang juga terdapat kamera utama dan speaker. Untuk bagian muka terisi dengan earpiece, sensor proximity dan cahaya, dan kamera sekunder. Sisi kiri terisi polos sedangkan sisi kanan terdapat tombol lock/power dan tombol volume up and down. Untuk bagian atas hanya terdapat mic sedangkan bagian bawah terisi dengan port microUSB 2.0, port headset 3.5mm, dan mic.
Layar 7 inci yang digunakan Fonepad mendukung resolusi HD yakni 1280x800. Penggunaan panel IPS (In-Plane Switching) menjadikan tablet ini punya tampilan yang tetap tajam, warna cerah meski dilihat dari berbagai sudut, hingga 178 derajat. Sehingga gambar bisa terlihat jelas dan terang, bahkan saat berada di luar ruangan. Di bagian depan, tersedia kamera 1,2MP jadi jangan takut tidak bisa melakukan video call dan kamera 3MP auto focus di bagian belakang dapat digunakan untuk merekam video beresolusi HD 720p.







ASUS Fonepad merupakan phablet (gabungan kata phone dan tablet adalah kelas smartphone yang memiliki ukuran layar antara 5 dan 8 inci dan dirancang untuk menggabungkan atau melengkapi fungsi smartphone dan tablet) yang didukung prosesor Intel Atom Z2420 Lexington, yang merupakan prosesor berkecepatan 1,2GHz dan memiliki fitur HyperThreading. Prosesor Intel yang mana kita kenal untuk komputasi dalam sebuah PC, namun kali ini oleh ASUS dimasukan ke dalam Fonepad miliknya. Sehingga ASUS Fonepad lebih powerfull dan hemat daya.
Dengan kapasitas baterai yang cukup besar yaitu sebesar 4270mAh, pengguna dapat memainkan video beresolusi HD 720p bisa hingga 9,5 jam pada Fonepad. Jika pengguna perlu melakukan panggilan telepon di jaringan 3G, baterai tersebut mampu memasok daya hingga 31 jam.
Untuk menyimpan data, tidak perlu diragukan. Tablet finger multi-touch berbasis Android 4.1 Jelly Bean ini menyediakan RAM 1GB dan penyimpanan 8 atau 32GB dan dapat diekspansi hingga 32GB lagi lewat slot MicroSD. Jika belum mencukupi, ASUS juga menyediakan online storage sebesar 5GB yang bisa digunakan secara cuma-cuma selamanya oleh pengguna.
Media penyimpanan berbasis cloud ini juga memiliki fitur Webstorage Office yang memungkinkan pengguna membuka, membuat, mengedit, atau melakukan sharing dokumen MS Word, Excel dan PowerPoint lewat Fonepad tanpa perlu menginstalasikan Microsoft Office.
GPU: SGX540
Konektivitas: WiFi, Bluetooth 3.0, 3G, 2G
Fitur: GPS & Glonass, E-compass

KELEBIHAN ASUS FONEPAD
  1. Terdapat dua mikrofon. Sehingga sewaktu melakukan atau menerima panggilan, suara terdengar lebih jernih.
  2. Menyediakan aplikasi buatan ASUS seperti ASUS Splendid untuk mengatur saturasi warna pada layar, Instant Dictionary, ASUS Audio Wizard memberikan kemudahan dalam menyesuaikan suara sesuai dengan kebutuhan kita dalam memilih mode audio tertentu seperti game atau mode film dengan cepat, Power Saver diintegrasikan ke dalam pengaturan yang memungkinkan Anda memilih strategi tertentu untuk menghemat baterai, ASUS Story berguna untuk membuat lembar memo digital, ASUS Studio untuk mengedit foto yang dilengkapi tools yang lengkap, ASUS Floating App untuk kemudahan pengelolaan aplikasi multi-tasking, Supernote Lite untuk memudahkan menulis atau menggambar dengan jari dan masih banyak lagi.
  3. Pemilihan prosesor yang terdapat pada Fonepad sekaligus membuat Fonepad menjadi tablet 7 inci pertama di dunia yang menggunakan prosesor tersebut.


Pengguna ASUS Fonepad pada video ini adalah seorang pemandu wisata di Chikago. Berikut kutipan perkataan pemandu wisata yang saya ambil: 
Perjalanan adalah sebuah petualangan. Pencarian untuk menemukan sesuatu yang lama berdampingan dengan sesuatu yang baru, sesuatu yang akrab dengan sesuatu yang unik. ASUS Fonepad adalah bukan hanya telepon, tetapi tidak hanya tablet. Desain ASUS Fonepad kuat dan tahan lama layaknya orang. Di waktu luang, hiburan saya terasa hidup. Ketika saatnya untuk kembali bekerja, telepon ganda dan fungsi tablet membuat saya terhubung. Karena luar biasa, ASUS Fonepad memberi saya hampir 10 jam baterai. Dan ada banyak peluang foto bersama sepanjang jalan untuk saya berfoto dengan para turis. Saya tidak bisa membayangkan telepon yang lebih baik untuk saya gunakan. Dan saya tidak bisa membayangkan tablet yang lebih baik untuk saya cintai. ASUS Fonepad, sebuah petualangan antara yang lama dan baru.
Sekian tulisan dari saya. Terima kasih sudah berkunjung. Mohon komentarnya J

Senin, 22 April 2013

believe if you can do it! (Karya: Dyah Setiyowati)

Kau bukan penyair yang indah
Tapi syair mu menyentuh kalbu

Kau bukan pemain yg tangguh
Tapi tendangan mu dapat mencetak gol

Kau bukan pelawak yang lucu
Tapi humor mu menghibur hati

Kau bukan pelari terkenal
Tapi laju mu sangat dikagumi

Yakin lah kalau kau bisa!

Ending Of Love (Karya: Dyah Setiyowati)


Terdampar ku di relung hatimu
Merayap gapai perhatian itu
Tertahan di jiwa yang tak ingin rapuh
I hope nothing teardrop touch my cheek

Kau beda dari apa yang ku kira
Lewat syair ini kusampaikan makna
Tak ada cinta yang sempurna
Tapi ku berusaha memberikan apa yang ku punya

Dulu Terkekang Sekarang Ku Berkuasa (Karya: Dyah Setiyowati)

Ketika mereka berbisik tentang angan mereka
Aku tertantang!
Tapi aku tak punya daya
Semangat ini tiba-tiba rapuh
Terlahir lemah dan penuh luka
Adakah harapan untuk ku?
Ketika sekitar tak mendukung ku

Setelah sekian lama ku rajut cerita
Kini raga dan jiwa mulai bangkit
Punya asa untuk mengapai
Perjuangan ku pun membara
Ku harap ini tak kan sia-sia

Selasa, 16 April 2013

Membangun Teknologi Nuklir: Indonesia Butuh Pemuda dan Tekonologi Masa Depan




Sudahkah Anda mendengar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)? Mungkin bagi sebagian masyarakat masih terlalu asing terdengar. Karena Indonesia saat ini baru mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) dan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Sedangkan PLTN sendiri masih dalam perencanaan. Penasaran bukan? Jadi, mari kita telusuri lebih dalam lagi artikel ini.

Seberapa besar sih masyarakat di Indonesia yang mengetahui manfaat iptek nuklir? Menurut jejak pendapat PLTN di Indonesia Tahun 2012 yang saya baca di infonuklir.com ternyata pengetahuan responden terhadap iptek nuklir relatif masih rendah, yaitu sekitar 31,77% mengetahui manfaat iptek nuklir. Miris bukan? 

Pengetahuan saya sendiri mengenai manfaat iptek nuklir itu hanya sebagai energi/pembangkit listrik saja. Ternyata tidak hanya itu, iptek nuklir juga bermanfaat dalam bidang persenjataan/militer, kesehatan, pertanian, industri dan energi.  Dalam bidang persenjataan/militer yaitu p
enggunaan senjata nuklir atau dikenal dengan bom atom yang memiliki kekuatan sangat dahsyat sebagaimana telah digunakan di Hiroshima dan Nagasaki. Wow, menakutkan ya?! Tapi Indonesia kan cinta damai :) Dalam bidang kesehatan, radiasi dan zat radioaktif dapat digunakan untuk tujuan dan terapi suatu penyakit. Dalam bidang pertanian, dengan teknik mutasi, radiasi dapat digunakan untuk memperbaiki sifat tanaman, misalnya tingkat produktivitas, daya tumbuh, ketahanan hama dan penyakit, serta umur tanaman sehingga diperoleh varietas tanaman yang bersifat unggul. Wow, ternyata memiliki banyak manfaat! Tapi penjabaran saya masih sangat sedikit dari penemuan manfaat teknologi nuklir sekarang ini! Sekarang sudah pahamkan? Semua itu telah dikembangkan di Indonesia kecuali dalam hal pengoperasian pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Padahal, energi nuklir layak untuk dipertimbangkan dalam perencanaan energi jangka panjang bagi Indonesia guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana penerimaan masyarakat terhadap pembangunan PLTN di Indonesia? Dari jajak pendapat tersebut juga terungkap bahwa 52,93% setuju, sementara yang tidak setuju sebesar 24,23% dan sisanya 22,83% menjawab tidak tahu. Jadi, rencana pembangunan PLTN ini menjadi kontroversi karena adanya pro dan kontra.

Menurut kalian, penggunaan energi nuklir di Indonesia sudah diperlukan belum sih? Jelas jawabannya sudah, bukan? Karena untuk mengurangi beban kebutuhan energi listrik yang saat ini semakin meningkat di Indonesia.

Belajar dari tenaga nuklir di Jepang. Ternyata, energi nuklir merupakan prioritas nasional di Jepang.  Meskipun kepercayaan publik yang menurun drastis terhadap keamanan energi nuklir karena adanya bencana nuklir Fukushima Daiichi yang disebabkan karena gempa bumi dan tsunami Tōhoku tanggal 11 Maret 2011. Sehingga, wargapun mengungsi dari Tokyo agar tidak terkontaminasi nuklir. Wow, ternyata PLTN memiliki resiko! Tetapi wajar, letak geografis negara Jepang yang memang rawan gempa.

Untuk daerah Indonesia sendiri bagaimana? Ya, Indonesia memang rawan gempa terbesar di dunia. Karena Indonesia merupakan negara yang memiliki titik gempa terbanyak di dunia. Namun, perlukah hal itu kita khawatirkan? Bukankah Indonesia memiliki daratan yang sangat luas?

Saya pernah mendengar bahwa di Kepulauan Bangka Belitung akan dibangun PLTN bahkan tempat pertama pembangunan PLTN, karena sebagai daerah penghasil timah yang menghasilkan uranium sebagai bahan untuk membangkitkan tenaga listrik. Jadi, kita tidak perlu mengimpornya bukan? Untuk itu, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sedang melakukan studi kelayakan terhadap hal tersebut. Bagaimana pendapat kalian?

Menurut pendapat saya, setuju. Kenapa? Daerah asal saya tersebut sering terjadi pemadaman listrik bahkan ada sekolah yang belum dialiri listrik. Miris bukan? Wilayah yang bukan merupakan titik rawan gempa mendukung penerimaan saya. Pemanfaatan nuklir di bidang kesehatan dan pertanian tentu akan mendukung pembangunan di Kepulauan Bangka Belitung. Sehingga, diharapkan agar baik di kalangan para pakar maupun di masyarakat awam pro tentang perlunya PLTN dibangun di Kepulauan Bangka Belitung.

Mungkin kalian bertanya-tanya, termasuk saya. Apa sih keuntungan dan kerugian PLTN?

Keuntungan PLTN dibandingkan dengan pembangkit daya utama lainnya adalah:
 Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca (selama operasi normal) - gas rumah kaca hanya dikeluarkan ketika Generator Diesel Darurat dinyalakan dan hanya sedikit menghasilkan gas)
 Tidak mencemari udara - tidak menghasilkan gas-gas berbahaya sepert karbon monoksida, sulfur dioksida, aerosol, mercury, nitrogen oksida, partikulate atau asap fotokimia
 Sedikit menghasilkan limbah padat (selama operasi normal)
 Biaya bahan bakar rendah - hanya sedikit bahan bakar yang diperlukan
 Ketersedian bahan bakar yang melimpah - sekali lagi, karena sangat sedikit bahan bakar yang diperlukan
 Baterai nuklir - (lihat SSTAR)
Berikut ini berberapa hal yang menjadi kekurangan PLTN:
• Risiko kecelakaan nuklir - kecelakaan nuklir terbesar adalah kecelakaan Chernobyl (yang tidak mempunyai containment building)
• Limbah nuklir - limbah radioaktif tingkat tinggi yang dihasilkan dapat bertahan hingga ribuan tahun. AS siap menampung limbah ex PLTN dan Reaktor Riset. Limbah tidak harus disimpan di negara pemilik PLTN dan Reaktor Riset. Untuk limbah dari industri pengguna zat radioaktif, bisa diolah di Instalasi Pengolahan Limbah Zat Radioaktif, misal yang dimiliki oleh BATAN Serpong.
(Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Pembangkit_listrik_tenaga_nuklir)

Saya berharap generasi muda Indonesia sekarang ini bisa menjadi sumber daya manusia yang mampu mengembangkan teknologi nuklir di masa depan. Sehingga dari segi SDM pun kita siap mengatasi segala kerugian dan bahaya dari PLTN. Setidaknya kita perlu berlajar dari Amerika Serikat, Perancis dan Jepang yang telah mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir.

Memang, pembangunan PLTN di Indonesia memiliki resiko tinggi. Oleh karena itu, harus didukung oleh kebijakan pemerintah dalam mempertimbangkan segala aspek secara komprehensif, baik itu teknis, sosial, ekonomi, keamanan masyarakat, lingkungan strategis dan potensi ancaman teroris serta sabotase.

Yuk sharekan tulisan ini ke keluarga, kerabat, dan orang-orang terdekatmu agar kita paham akan manfaat PLTN, sebelum negeri ini mengalami krisis energi listrik! Ingin tahu lebih dalam tentang teknologi nuklir? yuk join di sini www.nuclearyouthsummit2013.com. Ditunggu komentarnya juga untuk pembangunan negeri ini! Terima Kasih.